Sebuah cerita dapat dibangun menggunakan rangkaian kalimat, tetapi pembaca tidak selalu harus mendapatkan seluruh informasi melalui tulisan. Sebuah gambar dapat memperlihatkan ekspresi karakter, suasana lingkungan, kejadian yang berlangsung di luar dialog, bahkan petunjuk kecil mengenai peristiwa yang belum dijelaskan oleh penulis. Di sinilah peran ilustrator menjadi penting. Tugasnya bukan sekadar menggambar ulang setiap kalimat dalam naskah, melainkan menemukan cara terbaik untuk menerjemahkan isi cerita menjadi pengalaman visual. Satu paragraf yang menjelaskan perjalanan seorang anak menuju rumah nenek, misalnya, dapat menghasilkan berbagai kemungkinan gambar. Ilustrator dapat memperlihatkan anak yang berjalan melewati hutan, memperlihatkan rumah dari kejauhan, atau menampilkan sesuatu yang menarik…